Onigiri

Posted by admin On 2:49 AM 2 komentar




Sejarah Onigiri


Pada tahun 1987 ditemukan gumpalan butiran nasi yang terkarbonisasi peninggalan zaman Yayoi dari penggalian arkeologi yang dilakukan di Prefektur Ishikawa. Dari nasi berbentuk Onigiri yang sudah terkarbonisasi tersebut ditemukan sisa bekas ditekan-tekan jari tangan manusia. Selain itu, nasi yang dibentuk mirip Onigiri juga ditemukan di situs penggalian Prefektur Kanagawa




Nasi yang digunakan untuk membuat Onigiri sebaiknya beras yang memiliki kadar kanji tinggi seperti beras jenis Japonica sedangkan beras yang dimakan di negara-negara Asia Tenggara adalah beras jenis Indica. Nasi yang ditanak dari beras Japonica mudah melekat satu sama lainnya sehingga mudah dibentuk menjadi Onigiri.


Sebelum membuat Onigiri, kedua belah tangan harus dibasahkan dengan air matang agar nasi tidak melekat di tangan. Onigiri dibentuk oleh kedua telapak tangan yang diberi garam dapur, sedangkan garam yang menempel di permukaan telapak tangan diratakan penyebarannya dengan gerakan seperti mencuci tangan.


Onigiri jenis paling sederhana biasanya berisi daging ikan salmon panggang atau Umeboshi yang berada di tengah-tengah nasi. Selain itu, Onigiri ada yang dipanggang setelah sebelumnya dilumuri kecap asin atau miso.


Di Jepang, Onigiri merupakan bekal makan siang sewaktu piknik atau dimakan di perjalanan. Nasi pada Obento (kotak makan siang khas Jepang) sering berupa Onigiri. Walaupun banyak sekali orang Jepang yang membeli Onigiri produksi pabrik yang dijual di toko swalayan yang buka 24 jam, Onigiri merupakan makanan yang dibuat sendiri di rumah yang cara pembuatannya diwariskan secara turun temurun.



Cara Membuat Onigiri



Ingredients:
350 ml air
1/4 sendok teh garam
50 gram ikan salmon asap dipotong kotak 1 1/2 cm
1 lembar nori
1 sendok teh wijen hitam
2 sendok makan wijen putih sangrai
300 gram beras jepang, cuci bersih


Directions:
1. Didihkan air, masukkan beras. Rebus sampai sir terserap.
2. Tambahkan garam, aduk rata.
Kukus sampai matang.
3. Basahi tangan dengan air supaya tidak lengket.
Ambil sejumput wijen putih, lalu ratakan di seluruh telapak tangan.
4. Taruh nasi di telapak tangan, tekan-tekan dengan telapak tangan
yang lain sampai membentuk segitiga.
5. Gunakan 2 buah jari untuk membuat lubang si tengahnya.
Masukkan salmon asap.
6. Tekan-tekan sampai bentuknya jadi segitiga lagi.
7. Gunting nori. Bungkus sisi segitiga nasi. Taburkan wijen hitam di
sisi depan nori. Isi bisa diganti dengan daging cincang, tuna dgn
mayones atau ikan serut kering dan keju.





Selamat Mencoba!!

  1. carpet says:

    nice info :)

    Balas Komentar
  2. saya mau mencoba

    Balas Komentar

Post a Comment

|AM| Mohon kritik & saran untuk perkembangan blog ini & hubungi saya jika ada broken link. Terima kasih... |AM|